Rabu, 16 November 2011

bonek

yo dulur sedoyo tunjukan pada INDONESIA kalau bonek nggak cuma bisa anarkis,
bonek juga punya hati nurani untuk membantu sesama yang membutuhkan.
untuk warga INDONESIA sudahi kebencian anda terhadap bonek,
sudahi memandang bonek dengan sebelah mata.
karena kami sebenarnya cinta damai.(jika kami tidak di usik).

sepurane dulur sedoyo kalau saya ngomong begini karena saya sedih melihat kalau bonek selalu di benci.

salam satu nyali WANI.tanpa anarkis

problem statement :
- Saya adalah fans berat Persebaya (baca: bonek). Namun karena kesibukan, saya jadi sering kelewatan nonton di stadion. Tidak pernah ada rekaman pertandingan Persebaya. Saya rela bayar untuk nonton video yang resmi dari Persebaya. Ketika saya ingin tau hasil pertandingan persebaya, saya harus tunggu baca Jawa Pos untuk dapat info yang bagus. Statistik untuk pemain juga malah tidak ada sama sekali. Saya fans Andik Vermansyah sejak dia masih SMA dan tidak ada tempat untuk apresiasi dia. Hal ini bikin frustasi. Antara bonek dengan pemain dan pengurus Persebaya juga tidak ada interaksi yang bagus. Seandainya bonek bisa ikut andil untuk memilih pemain mana yang akan dikontrak untuk tahun depan. >.<

i believe there must be a (better) way to
- Dapat informasi tentang Persebaya secara lengkap dan menonton pertandingan ketika kelewatan di stadion.
- Interaksi yang berjalan antara bonek dengan pemain dan pengurus Persebaya
- Tempat apresiasi kecintaan terhadap Persebaya

if the solution doesn't exist, the world would be worse off,because
- Bonek tidak dapat mengapresiasikan kecintaannya secara mudah, tidak dapat menjangkau pemainnya, dan saya takut, generasi baru yang sangat "internet" itu bahkan tidak tahu apa-apa soal Persebaya. Kalau angkatan saya habis, maka tidak akan ada bonek angkatan baru. Itu menakutkan!!
- Persebaya adalah tim besar dengan fans paling fanatik di Surabaya dan Jawa Timur. That's all. Seandainya Persebaya bisa famous secara international, that would be great. Sebagai bonek, saya bisa tersenyum. This is my pride!! :D

these are my research questions
- Apakah orang-orang rela keluar uang untuk membeli "tiket" virtual untuk menonton pertandingan Persebaya ketika mereka berhalangan untuk nonton langsung di stadion?
- Berapa rata – rata waktu yang dihabiskan para bonek secara online? Dan seberapa "fanatik" bonek sebenarnya?
- Apakah pengurus Persebaya akan memfasilitasi cita-cita bonek untuk terkoneksi secara langsung dengan Persebaya, pemain Persebaya, dan pengurusnya? (soalnya kalau di otak saya, harusnya ini malah naikkin brand awareness Persebaya, tapi takutnya terlalu banyak orang kolot (baca: tua) di jajaran pengurus Persebaya)